Bayangan diri anak muda
Bayangan diri anak muda
oleh Nur Farada Sugihartini
Memasuki era 4.0 ini, Perkembangan teknologi sangatlah pesat, salah satu sektor perkembanganya adalah alat komunikasi. Sebut saja Gedget. Gadget adalah alat komunikasi modern yang memiliki berbagai fungsi canggih. Alat ini juga didefinisikan sebagai alat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus dengan unit kerja yang tinggi. Hal yang membedakan gadget dengan teknologi yang lainnya adalah unsur kekinian. Artinya, gadget selalu muncul dengan aplikasi-aplikasi terbaru yang mengikuti perkembangan zaman. Inilah yang menjadi factor tertarik dengan gadget, di samping fungsinya sebagai alat untuk berkomunikasi.
Tidak dapat dipungkiri, semua kecanggihan dan kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat atau dampak yang positif dan dampak negatif bagi manusia. Banyak manfaat yang diberikan gedget. Namun disisi lain, gedget membawa dampak negatif bagi anak muda. Salah satunya anak zaman sekarang, yang belum mampu menerima kecanggihan teknologi sehingga salah satu dampak terbesarnya adalah tidak bisa mengatur waktu.
Gadget mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pertama, dari awal kemunculannya yang hanya sebatas alat untuk telepon, kini gadget menjelma menjadi kebutuhan primer bagi setiap orang, terutama anak muda. Kedua, gadget terus berkembang demi memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kenyataannya, anak muda kini tidak bisa melawan kemajuan teknologi tersebut. Pasrah dalam menerima dan menggunakanya adalah suatu kewajaran dan tidak sadar dengan hidupnya yang kini tak bisa lepas dari gadget adalah suatu kepastian. Kecanggihan yang disuguhkan membuat anak muda sering lupa merawat diri sendiri, contoh kecil saja telat makan hanya karena menikmati berbagai fitur yang lengkap pada gadget. Hal yang lebih memprihatinkan lagi adalah gadget sudah merebut posisi pertemanan, persaudaraan, dan bahkan kekeluargaan. Tak jarang anak muda yang sedang makan bersama teman atau keluarganya namun tangan dan matanya tetap fokus pada gadget. Percuma saja bisa makan bersama dengan teman atau keluarga namun tak saling bicara, memandangpun tidak. Di sisi lain, tak sedikit dampak positif yang diberikan diberbagai bidang seperti dibidang informasi, edukasi, goverment dan bidang lainya. Selain itu juga dilengkapi dengan berbagai hiburan seru untuk mengajak penggunanya untuk menghilangkan kepenatan setelah lama beraktivitas sepanjang hari.
Sekarang ini, apa yang kita lihat menjadikan sebuah bukti bahwa anak muda belum siap menerima kecanggihan teknologi terutama dalam penggunaan gadget. Contoh konkrit yang ada di sekitar kita adalah banyak anak yang sepanjangharinya hanya bermain game online, salah satu game online yang saat ini banyak digandrungi anak muda adalah ML (Mobile Legend), banyak kasus anak muda yang mati ditempat karena kelelahan bermain game. Lantas yang tidak kalah parahnya lagi adalah sikap anak muda yang telah luntur rasa sosialnya. Seperti yang dapat kita lihat dalam suatu perkumpulan atau forum, dengan tanpa rasa malu dan dengan asyik memainkan gedget. Fakta-fakta seperti ini akan terus berlanjut, bahkan mungkin bisa lebih parah lagi. Apakah kita harus seperti ini dalam menerima kecanggihan teknologi? Mau dibawa kemana masa depan bangsa jikaanak mudanya saja mudah terserang kecanggihan teknologi dan belum memahami sikap yang benar dalam menerima dan menggunakanya. Boleh saja ikut menikmati kecanggihan teknologi, namun jangan terlena sehingga mengesampinkan hal hal yang lebih penting dalam hdup ini. Sehingga sangat pantas jika gadget disebut sebagai bayangan dari anak muda, sebab kemanapun dan dimanapun mereka berada gadget pasti ikut serta bersamanya, tidak lain seperti bayangan mereka sendiri.
Alhamdulillaaahh sudah tayaangg💗💗
BalasHapusAlhamdulillah. Semoga dan InsyaAllah ada tulisan lebih lanjut 😊
HapusJarang" Mampir Ke Blognya Gitta :)
BalasHapusHeheh. Enggeh monggo. Silahkan juga beri komentar fan
HapusAlhamdulillah. Sangat bermanfaat.☺️
BalasHapusTerimakasih 😊
Hapus